Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2011

6 Fenomena di Lautan yang Paling MIsterius

Lautan tak hanya indah dan mengerikan jika ombak sedang bergulung-gulung, sehingga kebanyakan manusia lebih memilih untuk mengaguminya dari pantai dibanding melayari hamparan air birunya yang tak berujung. Selain kedua hal tersebut, laut juga memiliki misteri dan fenomena yang di antaranya bahkan belum dapat dipecahkan penyebabnya. Jika Anda ingin tahu apa saja misteri tersebut, berikut datanya yang dikutip dari situs berita Rusia, Pravda.

1. Segitiga Bermuda
Nama ini merupakan yang paling banyak disebut dalam beberapa dekade terakhir akibat banyaknya kejadian mistrius di kawasan seluas jutaan kilometer persegi dan berada di antara tiga wilayah itu, yakni Kepulauan Bermuda, Puerto Rico, dan Fort Lauderdale.

Nama Segitiga Bermuda mulai beken ketika satu skuadron tempur yang terdiri atas lima pembom torpedo Angkatan Laut, hilang pada 5 Desember 1945. Hingga kini jasad 14 kru pesawat dan bangkai kapalnya tidak ditemukan. Menurut data, hingga kini setidaknya sudah 50 kapal dan pesawat yang dilaporkan hilang di wilayah itu.

Pada 1980-an, Segitiga Bermuda kehilangan reputasi mistisnya karena tidak lagi 'melahap' apapun yang melintas di atasnya. Namun demikian, sejumlah teori telah berupaya mengungkap misteri itu, baik dari segi pseudosains, paranormal, sampai UFO. Namun. Teori yang paling meyakinkan adalah yang dikemukakan Joseph Monaghan dari Monash University. Pada 2003, ilmuwan tersebut menulis artikel dalam American Journal of Physics. Judulnya, 'Bisakah Gelembung Metana Menenggelamkan Kapal?'

Menurut Monaghan, gelembung besar bisa terbentuk dari deposit metana padat -- yang dikenal dengan gas hidrat. Untuk diketahui gas metan bisa memadat di bawag tekanan besar di dalam laut. Deposit metana yang mirip es bisa pecah, berubah gas, dan menciptakan gelembung di permukaan air. Konsentrasi gas yang lepas bisa menyebabkan kerusakan alat elektronik pada pesawat juga kapal. Tak hanya itu, kapal bisa tenggelam di lokasi tersebut karena pengurangan kepadatan (densitas) air secara mendadak.

Fenomena lain di Segitiga Bermuda disebut Flying Dutchman - lenyapnya awak kapal secara misterius. Teori ilmiah ditawarkan untuk menjelaskan dari hilangnya para pelaut itu. Yakni infrasonik. Beberapa ilmuwan yakin, infrasonik itu ditimbulkan gelembung gas metana saat naik ke permukaan.

Getaran infrasonik memicu resonansi berbahaya di jantung dan pembuluh darah. Saat itu, manusia yang terkena bisa terserang panik. Ini mungkin yang membuat para pelaut panik dan melompat ke luar kapal - untuk melepaskan diri dari perasaan aneh yang menimpanya.

Bagaimanapun, tak ada satupun teori yang menjelaskan, mengapa pada pertengahan tahun 1980-an, Segitiga Bermuda berhenti melahap kapal dan pesawat. Mungkin karena kemajuan teknologi pesawat dan kapal.

2. Laut Sargasso
Banyak orang menyamakan Laut Sargasso dengan Segitiga Bermuda. Padahal perairan ini terdapat di tenggara Segitiga Bermuda di Samudera Atlantik. Ada beberapa keunikan di wilayah ini. Samudera bergerak searah jarum jam, tedapat banyak alga Sargassum di dalamnya.

Laut ini memiliki pusaran raksasa yang memiliki aturannya sendiri. Temperatur di luar pusaran jauh lebih tinggi dari bagian luarnya. Sejumlah orang yang berlayar di sana mengaku melihat fatamorgana: misalnya, Matahari terbit di Timur dan Barat dalam waktu bersamaan.

Richard Sylvester dari University of Western Australia berpendapat, pusaran raksasa Sargasso bersifat sentrifugal -- yang lantas menciptakan pusaran kecil yang mencapai wilayah segitiga bermuda. Pusaran kecil ini menimbulkan siklon mini di udara -- cukup kuat untuk mencelakakan sebuah pesawat kecil.

3. Laut Setan (Devil's Sea)
Ini adalah wilayah di Pasifik, sekitar Pulau Miyake - 100 kilometer Selatan Tokyo. 'Saudara' Segitiga Bermuda ini tidak bisa ditemukan di peta manapun, namun para pelaut memilih untuk menghindarinya. Badai bisa muncul secara tiba-tiba dan menghilang sama mendadaknya. Paus, lumba-lumba, bahkan burung tak hidup di wilayah itu. Sembilan kapal menghilang dalam waktu lima tahun pada tahun 1950-an. Yang paling terkenal adalah menghilangnya Kaiyo Maru No.5, kapal riset Jepang.

Laut Setan berada di kawasan seismik yang sangat aktif. Lantai laut bergerak konstan. Pulau vulkanik muncul dan menghilang secara reguler. Wilayah ini juga diketahui sangat aktif aktivitas siklonnya.

4. Tanjung Harapan
Daerah ini juga dikenal sebagai Tanjung Badai. Kapal-kapal besar tenggelam dalam kurun waktu ratusan tahun. Sebagian besar kapal hancur karena cuaca buruk, khususnya ombak mematikan, atau 'cape roller'. Para ilmuwan menyebutnya gelombang soliter -- yang tingginya bisa mencapai 30 meter, sejatinya terdiri dari dua ombak yang bergabung menjadi satu.

Gelombang raksasa itu menciptakan rongga besar, yang tingginya hanya sedikit lebih rendah dari gelombang itu. Meski fenomena ombak ini bisa terjadi di laut lainnya, namun area di Tanjung Harapan yang paling bahaya.

5. Bagian Timur Samudera Hindia dan Teluk Persia
Daerah ini dikenal fenomena yang sangat mengesankan dan misterius: lingkaran cahaya raksasa yang berputar-putar di permukaan air.

Ahli kelautan Jerman, Kurt Kahle percaya, fenomena itu adalah akibat dari gempa bawah laut, yang menimbulkan pendaran plankton. Lalu timbul gerakan seperti putaran roda. Namun, hipotesis ini menuai kritik akhir-akhir ini karena belum mampu menjelaskan transformasi lingkaran cahaya secaralogis. Sains modern juga belum mampu menjelaskan bentuk lingkaran sempurna obyek tersebut. Karenanya, muncul teori baru yang sebenarnya lebih tak masuk akal: UFO.

6. Pusaran air (maelstrom)
Meski tak terlalu mengesankan seperti pusaran air di Laut Sargasso. Namun para pelaut tahu fenomena menakjubkan tentang pusaran jenis ini. Pusaran air ini terjadi dua kali sehari, di bagian barat laut Laut Norwegia Kata 'maelstrom' dipopulerkan oleh Edgar Alan Poe. Maelstrom adalah air yang berputar kuat dan besar. Permukaan air dari pusaran lebihrendah puluhan meter dari permukaan air laut. Kekuatannya puluhan kali lipat dari arus biasa.

Yang aneh, pusaran berubah arah berlawanan setiap tiga sampai empat bulan. Bisa terjadi di manapun, termasuk Segitiga Bermuda. Diyakini, pusaran berputar berlawanan arah jarum jam di belahan bumi utara dan searah jarum jam di bagian bumi selatan.



Sumber

Rabu, 09 Maret 2011

Angin Kencang Goyang Kota Bangkalan

Angin kencang yang bertiup dalam sepekan terakhir membawa korban. Sejumlah pohon tumbang serta sejumlah rumah dan musala di Desa Gebang, Kecamatan Kota Bangkalan, rusak dihempas angin pada Minggu (8/2) dini hari sekitar jam 03.00.

Akibat yang cukup fatal, robohnya pohon beringin berukuran besar di Kampung Rampah, Desa Gebang, menimpa kabel listrik, kabel telepon, dan warung nasi milik warga. Praktis, aliran listrik dan telepon padam. Namun, tak ada korban jiwa dalam bencana angin ini.

Tornado Terjang Midwestern

Midwestern negara bagian Oklahoma Amerika Serikat diterjang badai tornado Rabu (11/2), akibatnya 15 orang tewas terbawa arus angin tersebut.

Seperti dilansir dari Reuters, tornado tersebut menghancurkan Midwestern dan kedahsyatan anginnya sampai-sampai membuat lubang besar di kota Lone Grove.

Badai Bill Terjang Garis Pantai Atlantik Kanada

Badai Bill menimbulkan kekacauan di wilayah garis pantai Atlantik Kanada, dengan memutus aliran listik buat ribuan warga setempat, membuat jalan kebanjiran dan memaksa pembatalan penerbangan.

Badai dengan Kategori 1 tersebut membawa angin dengan kecepatan 120 kilometer per jam, Minggu sore, ke wilayah provinsi selatan, Nova Scotia dan New Brunswick, demikian isi laporan yang tiba di Ottawa.

Badai Rick Terbentuk Di Pantai Pasifik Meksiko

Badai tropika Rick terbentuk di lepas pantai Pasifik Meksiko Kamis (15/10), dan akan menjadi topan dalam beberapa hari mendatang, kata Pusat Badai Nasional Amerika Serikat.

Rick kini terletak di 555 kilometer selatan-tenggara kota wisata pantai Acapulco, dengan kecepatan angin maksimal mendekati 85 kilometer per jam.

Badai La Nina Bakal Terjang Pasifik

Badai La Nina tampaknya akan membuat dingin daerah tropis Pasifik dalam beberapa bulan ke depan, fenomena yang biasanya mengakibatkan musim yang lebih kuat di seluruh Asia dan Australia timur.

Rabu, 02 Maret 2011

Ramalan Indonesia Tahun 2011 – Ramalan Bencana Alam 2011

Ramalan bencana alam yang akan terjadi pada tahun 2011 nantinya, diperkirakan bancana alam makin banyak terjadi pada tahun 2011 nantinya. Seperti pada tahun 2010 ini, Indonesia banyak di cengangkan dengan bencana alam gunung merapi meletus, tsunami mentawai dan banjir dimana-mana. Nah, di tahun 2011-pun bencana alam akan semakin mengerikan menjelang tahun 2012 dimana akan adanya pergeseran planet bumi terdekat dengan matahari.
 

Ramalan tahun 2011 diramalkan suhu panas bumi akan meningkat dengan draktisnya dan diramalkan akan adanya musim kemarau yang berkepanjangan dan sulitnya air bersih dari daerah-daerah tertentu. Akan terjadi kekeringan yang dasyat, akan tetapi lumpur di sidoharjo masih tetap meluap dan akan melebar kearah Surabaya.

Musibah Manusia dan Bencana Alam Bukan Gejala Alamiah

Ada konsepsi kuno yang menyatakan bahwa rusaknya moralitas serta perilaku manusia yang jahat dapat menimbulkan amarah penguasa alam. Alam yang murka akan menyatakannya dengan menimbulkan gempa bumi. Bencana kekeringan dan banjir serta bencana-bencana alamiah lainnya. Semua gejala alam ini merupakan suatu peringatan penguasa alam semesta terhadap manusia. 
 
Pada zaman dahulu jika dunia sudah tidak tenteram lagi maka kaisar langit akan mengeluarkan pengakuan dosa dengan melaksanakan pertanggungjawaban dan introspeksi diri terhadap rakyat biasa untuk menghormati takdir dengan keyakinan bahwa segala perbuatan baik dan jahat ada karmanya.
Sebagai contoh, pada saat Khang Si masih berkuasa terjadi gempa bumi pada suatu tahun di Beijing. Khang Si berkata pada pejabat istananya, “Aku tidak menghormati kearifan, roda pemerintahan tidak berjalan sebagaimana mestinya hingga gempa bumi memberi peringatan secara mendadak di tengah-tengah suasana yang tenang.

Potensi Bencana Alam 2011

Mendekati awal tahun, banyak orang yang meramalkan tentang kejadian atau bencana alam yang terjadi pada tahun 2011 ini. Jika dilihat dari tahun ke tahun, peristiwa bencana alam terus meningkat. Banyak yang meramalkan bencana akan semakin tinggi di tahun 2011 nanti, dan banyak juga yang meramalkan jika jumlah peristiwa bencana alam pada tahun 2011 nanti akan menurun. Namun, jika dilihat dari perubahan iklim global yang tak menentu dan degradasi lingkungan yang rusak, diperkirakan jika pada tahun 2011 nanti, bencana menurun hanya menjadi suatu kemungkinan kecil saja. Justru Bencana alam akan semakin bertambah bahkan bisa jadi semakin besar.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Direktur Pengurangan Risiko Bencana pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) Sutopo Purwo Nugroho, Senin (13/12/2010). Untuk tahun 2011 nanti, Sutopo sudah emmbuat catatan kecil tentang peristiwa yang kemungkinan besar akan terjadi. Sutopo mendapatkan dan menilai hasil tersebut dari data peningkatan bencana dari tahun 2002 hingga tahun 2009. Tercatat jika sejak tahun 2002 telah terjadi sebanyak 190 kali bencana dan meningkat menjadi 1675 kali pada tahun 2009 yang meingkat hampir 9 kali lipat.

Menurut Sutopo, intensitas bencana tahun 2010 masih diolah. Namun yang pastinya pada tahun 2011 nanti akan terjadi peningkatan bencana mencapai 70 persen yang diantaranya berupa bencana hidrometeorologi. Yang dimaksud hidrometeorologi yaitu bencana yang timbul dari cuaca seperti hujan akan mengakibatkan bencana banjir dan longsor, cuaca menimbulkan angin besar, cuaca menimbulkan kekeringan yang berkepanjangan. Semuanya akan berdampak pada kerugian. Sumber bencana dapat dikategorikan menjadi dua bagian. Yang pertama adalah bencana akibat ulah manusia dan yang kedua bencana akibat alam. Untuk mengurangi kedua resiko tersebut, kini sudah didukung oleh teknologi yang memadai seperti teknologi untuk memprediksi ketebalan awan dan volume awan hujan. Namun masih diakui jika teknologi tersebut belum optimal digunakan.

Padahal, jika teknologi tersebut diterapkan akan dapat membantu mitigasi bencana banjir dan tanah longsor yang selama ini paling banyak terjadi dan telah banyak juga menelan korban jiwa. Untuk bencana alam juga patut diwaspadai, mengingat telah banyaknya gunung berapi aktif yang berada di Indonesia ini. Potensi tersebut jelas akan besar pada tahun 2011 nanti. Sementara itu, bencana juga akan datang dari alam buatan seperti tanggul yang bocor. Yang jelas pada tahun 2011 ini akan lebih mengancam dan meningkat tahun ke tahun, sehingga perlu diterapkan sejumlah teknologi yang canggih untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

Menyibak Keajaiban Alam Danau Kawah Ijen

Headline
 
 
Gunung yang menjulang tinggi, jalan setapak dengan pemandangan alam menakjubkan, serta sebuah kawah dengan warna biru yang indah adalah keajaiban alam yang bisa Anda nikmati ketika menjejakkan kaki di kawasan wisata Kawah Ijen.

KEAJAIBAN ALAM TERBARU 2011

ALLAH ADA TANPA TEMPAT DAN ARAH


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | LunarPages Coupon Code